Lombok Tengah Mencari Pemimpin, Berikut Daftar Paslonnya.


Lombok Tengah - suarasakti.com | Perhelatan pesta demokrasi Kabupaten Lombok Tengah saat ini sudah mulai terasa, pasalnya pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) Bupati dan Wakil Bupati sebentar lagi akan dihelat. Masing-masing pasangan calon (paslon) jauh-jauh hari telah berusaha menarik simpati masyarakat khususnya di Lombok Tengah. Sepanduk dan stiker paslon telah bertebaran dimana-mana dan menghiasi ruang publik.

Jumlah paslon yang akan bertarung di panggung politik Lombok Tengah sebanyak 5 paslon. Para paslon telah menyiapkan amunisi terbaik mereka untuk memenangkan pertarungan. Bermodalkan partai pendukung dan simpatisan, para paslon semakin percaya diri untuk bertarung memenangkan hati rakyat.

Dari lima paslon, terdapat satu paslon yang maju melalui jalur independent (non-partai), empat lainnya diusung oleh beberapa partai. Berikut daftar paslon dan nomor urut yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Tengah:

Nomor Urut 1 : Ir. Hj. Lale Prayatni (calon bupati) dan H. Sumum, S.Pd.,SH.,M.Pd (calon wakil bupati) dengan jargon 'PAS'. Partai pengusung yakni PKB dan PBB dengan jumlah kursi DPRD Lombok Tengah sebanyak 10 kursi.

Nomor Urut 2 : Ahmad Ziadi, S.IP (calon bupati) dan Ir. Lalu Aswatara (calon wakil bupati) dengan jargon 'WAYENT WAH'. Partai pengusung yakni Demokrat dan PPP dengan jumlah kursi DPRD Lombok Tengah sebanyak 12 kursi.

Nomor Urut 3 : H. Masrun, SH (calon bupati) dan TGH. Habib Ziadi (calon wakil bupati) dengan jargon 'MANTHAB'. Partai pengusung yakni PKS, Hanura, PAN, dan Berkarya dengan jumlah kursi DPRD Lombok Tengah sebanyak 10 kursi.

Nomor Urut 4 : H. Lalu Pathul Bahri, S.IP (calon bupati) dan Drs. H. M. Nursiah, S.Sos.,M.Si (calon wakil bupati) dengan jargon 'MAIQ MERES'. Partai pengusung yakni Gerindra, Golkar, PDIP, dan Nasdem dengan jumlah kursi DPRD Lombok Tengah sebanyak 18 kursi.

Nomor Urut 5 : Drs. H. Lalu Saswadi, MM (calon bupati) dan Ir. H. Dahrun, MM (calon wakil bupati) dengan jargon 'SADAR'. Jalur independent/non-partai dengan jumlah dukungan sebanyak 57.072 KTP.

Terkait pemilukada yang proses kampanye berlangsung di tengah pandemi Covid-19, salah seorang politisi Parta Hanura, Khairil Anwar melalui media sosialnya mengingatkan semua pihak yang terlibat dalam pesta demokrasi lima tahunan ini mengedepankan protokol kesehatan penanganan Covid-19. Ia juga mengajak semua pihak untuk berkompetisi sesuai regulasi/aturan yang ada. Menurutnya, berbeda arah dukungan politik merupakan suatu keniscayaan dan sebuah esensi demokrasi.

"Dalam politik ada waktunya kita disatukan dan ada saatnya kita berhadapan. Inilah esensi dari sebuah demokrasi yang harus kita hormati dan junjung tinggi" ungkap Khairil.

Comments

Popular posts from this blog

Wisata Pantai Kuangwai Masih Dalam Proses Pengembangan