Wisata Pantai Kuangwai Masih Dalam Proses Pengembangan

Lombok Timur - suarasakti.com | Pesona wisata Indonesia terus melejit di mata dunia. Keindahan alam dan budaya yang dimiliki negeri ini membuat negeri ini disebut surganya wisatawan. Pengembangan tempat wisata di sebuah desa atau sering disebut desa wisata adalah salahsatu program yang terus digenjot pemerintah melalui Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi sekaligus Kementerian Pariwisata.

Desa wisata terbukti mampu menciptakan lompatan ekonomi sekaligus sosial bagi warga desa wisata sekaligus membuat pariwisata Indonesia semakin kuat di mata dunia. Tersedianya tempat wisata dapat mendorong pembangunan yang maksimal dalam sebuah desa.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menerbitkan Surat Keputusan Gubernur Nomor 900-265 Tahun 2019 Tentang Pemberian Bantuan Keuangan Pemerintah NTB Kepada Pemerintah Desa Untuk Pelaksanaan Pengembangan Badan Usaha Milik Desa dan Pengembangan Desa Wisata Tahun Anggaran 2019. Bantuan diberikan kepada 25 desa di NTB sebesar Rp. 2.500.000.000 (dua milyar lima ratus juta rupiah).

Di Kabupaten Lombok Timur, jumlah desa yang mendapat bantuan pada tahun 2019 sebanyak 5 desa yakni, Desa Kembang Kuning, Sembalun, Sembalun Bumbung, Tete Batu, dan Tanjung Luar. Pemerintah Desa yang tidak mendapatkan bantuan tersebut harus berjibaku mewujudkan desa wisata dari anggaran dana desa.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Menceh Kecamatan Sakra Timur Kab. Lombok Timur, tempat wisata juga dibangun dibeberapa tempat salah satunya Wisata Pantai Kuangwai. Pantai Kuangwai merupakan wilayah yang terletak di Dusun Kuangwai dan sudah mulai dipercantik.

Area Pembangunan Wisata Pantai Kuangwai

Sayangnya, hingga saat ini proses pengembangan Wisata Pantai Kuangwai belum selesai dibangun. Hal ini disebabkan oleh kendala pembebasan lahan dibeberapa titik yang terintegrasi dengan area wisata.

Kepala Desa Menceh, Idrus mengatakan proses penataan area wisata masih terkendala pembebasan lahan, sehingga proses launching dan promosi Wisata Pantai Kuangwai belum bisa dilakukan.

"Belum selesai kita tata karena terkendala sengketa tanah di internal pihak keluarga, nanti kalok sudah selesai akan langsung kita tuntaskan penataannya", ungkap Idrus.

Lebih lanjut Kades berharap masalah pembebasan lahan segera terselesaikan sehingga Pemerintah Desa Menceh dapat segera menyelesaiakan penataan. Upaya promosi juga akan dilakukan sehingga Wisata Pantai Kuangwai dapat dikenal oleh masyarakat luas dan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat.


Comments

Popular posts from this blog

Lombok Tengah Mencari Pemimpin, Berikut Daftar Paslonnya.